Selamat datang di website Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Loket Tilang Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Di Buka Setiap Hari Senin s/d Kamis Mulai Pukul 08.00 Wib s/d Pukul 15.00 Wib Bagi Pengambilan Barang Bukti Yang Telah Lewat Tanggal Sidang, Sedangkan Untuk Hari Sidang Jum'at Bagi Yang Telah Mengikuti Sidang, Dapat Langsung Melakukan Pengambilan Barang Bukti Pada Loket Tilang Pada Hari Itu Juga, Loket Tilang Pada Hari Jum'at Buka Sampai Dengan Jam 15.00 Wib. Mulai Januari 2018 Akan Diberlakukan E-Tilang, Disarankan Bagi Para Pelanggar Yang Telah Memiliki Nomor BRIVA Tilang Agar Terlebih Dahulu Membayar Di Bank BRI. Hindari Pengurusan Tilang Anda Melalui Calo !! Budidayakan Antri, Kami Siap Melayani Anda..
09-02-2018

Kejari Jakarta Pusat Memusnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai 4 Milyar Rupiah



Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat melaksanakan pemusnahan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap (incracht van gewijsde) pada hari Rabu tanggal 07 Februari 2018 bertempat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Jl. Merpati Blok B-Xll No.5 Kemayoran Jakarta Pusat dihadiri antara lain oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Kuntadi. SH, Perwakilan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Perwakilan Polres Jakarta Pusat, Perwakilan Polsek Kemayoran, Para Kepala Seksi dan Kasubbag Pembinaan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Koordinator Wartawan Seksi Hukum Pengadilan dan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat dan Warga Masyarakat sekitar Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Didalam keterangannya, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Kuntadi. SH yang didampingi oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Diana Wahyu Widiyanti. SH.MH, mengatakan bahwa barang bukti yang dimusnahkan adalah barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap pada periode Januari 2017 sampai dengan Mei 2017 yang terdiri dari Heroin 1.6745 gram, Ganja 1.289,7787 gram, Shabu 2,850.0945 gram, Pil Exctacy 598 butir, Happy Five 60 Strip, Bong/Cangklong (alat hisap sabu) 1 dooz serta timbangan elektronik 1 dooz berbagai merek dengan total senilai 4 (empat) Milyar Rupiah.